Kartu Sakti Untuk Pelajar Bendungan

ADMIN 16 Juni 2016 12:32:40 WIB

Pemdes SID, Bendungan.Demi menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu pemerintah meluncurkan program Indonesia Pintar Program yang secara total menyasar 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia ini berbentuk pemberian uang tunai yang disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). KIP ini selanjutnya akan diberikan kepada seluruh anak usia sekolah, yaitu 7 hingga 18 tahun dari keluarga kurang mampu, baik yang terdaftar maupun yang belum terdaftar di sekolah maupun madrasah. Dengan demikian pemerintah menjamin dan memastikan seluruh anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu dapat bersekolah sampai lulus SMA/SMK/MA.

Nantinya, KIP mencakup pula anak usia sekolah yang tidak berada di sekolah seperti anak jalanan, pekerja anak, di panti asuhan, dan difabel. Selain berlaku di sekolah/madrasah, KIP berlaku juga di pesantren, pusat kegiatan belajar masyarakat dan Balai Latihan Kerja (BLK). Lebih jauh, KIP mendorong mengikutsertakan anak usia sekolah yang belum terdaftar di satuan pendidikan untuk kembali bersekolah.

Tujuan dari program Indonesia Pintar ini adalah menghilangkan hambatan ekonomi siswa untuk bersekolah sehingga mereka memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak, di tingkat dasar dan menengah. Program ini juga mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah akibat kesulitan ekonomi, menarik siswa putus sekolah agar kembali bersekolah. Bukan itu saja, program ini juga membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran. Lebih luas lagi, program Indonesia Pintar mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun dan Pendidikan Menengah Universal/Wajib Belajar 12 Tahun.

Di Desa Bendungan sebanyak 57 warga penerima KIP secara simbolis diserahkan oleh Kepala Desa Bendungan Santosa, S.Sos (16/6). Sebelum penyerahan secara simbolis menyampaikan sambutanya dengan memberikan pengarahan kepada para penerima KIS dengan harapan semoga KIS dapat memberikan manfaat kepada anak-anak usia sekolah agar bisa melanjutkan pendidikannya.

Namun demikian ada beberapa penerima kartu sakti ini sekarang sudah bekerja karena sudah lulus sekolah. Menurut informasi yang yang disampaikan oleh Jumiyo, Kabag Kesra Desa Bendungan ada sejumlah 12 penerima kartu yang sekarang sudah tidak lagi bersekolah.(@war)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Administrator
    Belum diupload mas.....tunggu ya.....trima kasih t...baca selengkapnya
    25 Februari 2019 10:17:48 WIB
  • Sunardi
    APBDes belum ada laporan realisasinya?...baca selengkapnya
    18 Februari 2019 14:10:45 WIB
  • Budi Santosa
    Semoga keimanan dan ketaqwaan khususnya warga Dusu...baca selengkapnya
    27 November 2018 13:10:09 WIB
  • Budi Santosa
    Kepada pemangku kebijakan khususnya Desa Bendungan...baca selengkapnya
    14 November 2018 14:48:53 WIB
  • Budi Santosa
    Semoga Desa Bendungan terus maju dalam pembangunan...baca selengkapnya
    14 November 2018 14:43:12 WIB
  • Agus Wuryanto
    Alhamdzulillah setelah melalui proses yang Panjang...baca selengkapnya
    21 Juni 2018 08:21:17 WIB
  • Agus Wuryanto
    Terima Kasih kepada seluruh Perangkat Desa ,Lembag...baca selengkapnya
    21 Juni 2018 08:15:54 WIB
  • Administrator
    Terimaksih mas Budi semoga bisa tetap dipertahanka...baca selengkapnya
    04 Juni 2018 13:59:47 WIB
  • Budi Santosa
    Semangat Gotong Royong adalah kunci dari keberhasi...baca selengkapnya
    04 Juni 2018 09:13:59 WIB

  • Semoga samawa pk Didik ...baca selengkapnya
    12 April 2018 17:01:23 WIB
Galeri Foto
Terjemah
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial